ALL ABOUT POSYANDU….
Ditulis oleh iindepok di/pada April 19, 2008
Pengertian Posyandu adalah suatu wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat dari Keluarga Berencana dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan dan keluarga berencana
Tujuan penyelenggara Posyandu…
- Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu ( ibu Hamil, melahirkan dan nifas)
- Membudayakan NKKBS.
- Meningkatkan peran serta dan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan KB Berta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat sejahtera.
- Berfungsi sebagai Wahana Gerakan Reproduksi Keluarga Sejahtera, Gerakan Ketahanan Keluarga dan Gerakan Ekonomi Keluarga Sejahtera.
Pengelola Posyandu.
1. Penanggungjawab umum : Kades/Lurah
2. Penggungjawab operasional : Tokoh Masyarakat
3. Ketua Pelaksana : Ketua Tim Penggerak PKK
4. Sekretaris : Ketua Pokja IV Kelurahan/desa
5. Pelaksana: Kader PKK, yang dibantu Petugas KB-Kes (Puskesmas).
Kegiatan Pokok Posyandu :
1. KIA
2. KB
3. lmunisasi.
4. Gizi.
5. Penggulangan Diare.
Pembentukan Posyandu.
a. Langkah – langkah pembentukan :
1) Pertemuan lintas program dan lintas sektoral tingkat kecamatan.
2) Survey mawas diri yang dilaksanakan oleh kader PKK di bawah bimbingan teknis unsur kesehatan dan KB .
3) Musyawarah masyarakat desa membicarakan hasil survey mawas diri, sarana dan prasarana posyandu, biaya posyandu
4) Pemilihan kader Posyandu.
5) Pelatihan kader Posyandu.
6) Pembinaan.
b. Kriteria pembentukan Pos syandu.
Pembentukan Posyandu sebaiknya tidak terlalu dekat dengan Puskesmas agar pendekatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat lebih tercapai sedangkan satu Posyandu melayani 100 balita.
c. Kriteria kader Posyandu :
1) Dapat membaca dan menulis.
2) Berjiwa sosial dan mau bekerja secara relawan.
3) Mengetahui adat istiadat serta kebiasaan masyarakat.
4) Mempunyai waktu yang cukup.
5) Bertempat tinggal di wilayah Posyandu.
6) Berpenampilan ramah dan simpatik.
7) Diterima masyarakat setempat.
d. Pelaksanaan Kegiatan Posyandu.
1. Posyandu dilaksanakan sebulan sekali yang ditentukan oleh Kader, Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan serta petugas kesehatan dari Puskesmas, dilakukan pelayanan masyarakat dengan system 5 meja yaitu :
Meja I : Pendaftaran.
Meja II : Penimbangan
Meja III : Pengisian KMS
Meja IV : Penyuluhan perorangan berdasarkan KMS.
Meja V : Pelayanan KB & Kes :
· Imunisasi
· Pemberian vitamin A Dosis Tinggi berupa obat tetes ke mulut tiap bulan Februari dan Agustus.
· Pembagian pil atau kondom
· Pengobatan ringan.
· Kosultasi KB-Kesehatan
Petugas pada Meja I s/d IV dilaksanakan oleh kader PKK sedangkan Meja V merupakan meja pelayanan paramedis (Jurim, Bindes, perawat dan petugas KB).
2. Sasaran Posyandu :
· Bayi/Balita.
· Ibu hamil/ibu menyusui.
· WUS dan PUS.
a. Peserta Posyandu mendapat pelayanan meliputi :
1) Kesehatan ibu dan anak :
· Pemberian pil tambah darah (ibu hamil)
· Pemberian vitamin A dosis tinggi ( bulan vitamin A pada bulan Februarii dan Agustus)
· PMT
· Imunisasi.
· Penimbangan balita rutin perbulan sebagai pemantau kesehatan balita melalui pertambahan berat badan setiap bulan. Keberhasilan program terlihat melalui grafik pada kartu KMS setiap bulan.
1) Keluarga berencana, pembagian Pil KB dan Kondom.
2) Pemberian Oralit dan pengobatan.
3) Penyuluhan kesehatan lingkungan dan penyuluhan pribadi sesuai permasalahan dilaksanakan oleh kader PKK melalui meja IV dengan materi dasar dari KMS baita dan ibu hamil. Keberhasilan Posyandu tergambar melalui cakupan SKDN
S : Semua baita diwilayah kerja Posyandu.
K : Semua balita yang memiliki KMS.
D : Balita yang ditimbang.
N : Balita yang naik berat badannya.
Keberhasilan Posyandu berdasarkan :
1 ) D / S : baik/kurangnya peran serta masyarakat
2) N / D : Berhasil tidaknyaProgram posyandu
Petugas pada Meja I s/d IV dilaksanakan oleh Kader PKK sedangkan meja V merupakan meja pelayanan para medis (Jurim, Bindes, Perawat clan Petugas KB)
f. Dana.
Dana pelaksanaan Posyandu berasal dari swadaya masyarakat melalui gotong royong dengan kegiatan jimpitan beras dan hasil potensi desa lainnya serta sumbangan dari donatur yang tidak mengikat yang dihimpunan melalui kegiatan Dana Sehat.
SISTEM INFORMASI POSYANDU (SIP)
Sistem informasi Posyandu adalah rangkaian kegiatan untuk menghasilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan secara tepat guna dan tepat waktu bagi pengelola Posyandu. OLeh sebab itu Sistem Informasi Posyandu merupakan bagian penting dari pembinaan Posyandu secara keseluruhan. Konkritnya, pembinaan akan lebih terarah apabila di dasarkan pada informasi yang lengkap, akurat dan aktual. Dengan kata lain pembinaan merupakan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi karena didasarkan pada informasi yang tepat, baik dalam lingkup terbatas maupun lingkup yang lebih luas.
Mekanisme Operasional SIP :
1) Pemerintah Desa/kelurahan bertanggung jawab atas tersediannya data dan informasi Posyandu.
2) Pengumpul data dan informasi adalah Tim Penggerak PKK dengan menggunakan instrumen :
- Catatan ibu hamil, kelahiran /kematian dan nifas oleh ketua kelompok Dasa Wisma (kader PKK) .
- Register bayi dalam wilayah kerja Posyandu bulan Januari s/d Desember.
- Register anak balita dalam wilayah kerja Posyandu bulan Januari s/d Desember.
- Register WUS- PUS alam wilayah ketiga Posyandu bulan Januari s/d Desember.
- Register Ibu hamil dalam wilayah kerja Posyandu bulan Januari s/d Desember.
- Data pengunjung petugas Posyandu, kelahiran dan kematian bayi dan kematian ibu hamil melahirkan dan nifas.
- Data hasil kegiatan Posyandu.
Catatan :
- Instrumen/format SIP diatas oleh kader Posyandu dengan bimbingan teknis dari petugas kesehatan/PLKB
- Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan bertanggungjawab dalam hal :
a. Menghimpun data dan informasi dari seluruh Posyandu yang ada dalam wilayah desa/kelurahan.
b. Menyimpulkan seluruh data dan informasi.
c. Menyusun data dan informasi sebagai bahan pertemuan ditingkat kecamatan (Rakorbang).
- Puskesmas, PPLKB, Kaurbang mengambil data dari desa untuk dianalisis dan kemudian menjadi bahan rakor Posyandu di tingkat kecamatan.
- Hasil analisis digunakan sebagai bahan menyusunan rencana pembinaan. Masalah-masalah yang dapat diatasi oleh Pemerintah Tingkat Kecamatan segera diambil langkah pemecahannya sedangkan yang tidak dapat dipecahkan dilaporkan ke tingkat Kabupaten/Kotamadya sebagai bahan Rakorbang Tingkat ll.
STRATA POSYANDU dikelompokkan menjadi 4 :
1. Posyandu Pratama :
• belum mantap.
• kegiatan belum rutin.
• kader terbatas.
2. Posyandu Madya :
• kegiatan lebih teratur
• Jumlah kader 5 orang
3. Posyandu Purnama :
• kegiatan sudah teratur.
• cakupan program/kegiatannya baik.
• jumlah kader 5 orang
• mempunyai program tambahan
4. Posyandu Mandiri :
• kegiatan secara terahir dan mantap
• cakupan program/kegiatan baik.
• memiliki Dana Sehat dan JPKM yang mantap.
Dari konsep diatas, dapat disimpulkan beberapa indikator sebagai penentu jenjang antar strata Posyandu adalah :
1. Jumlah buka Posyandu pertahun.
2. Jumlah kader yang bertugas.
3. Cakupan kegiatan.
4. Program tambahan.
5. Dana sehat/JPKM.
Posyandu akan mencapai strata Posyandu Mandiri sangat tergantung kepada kemampuan, keterampilan diiringi rasa memiliki serta tanggungjawab kader PKK, LPM sebagai pengelola dan masyarakat sebagai pemakai dari pendukung Posyandu.
PEMBINAAN KFSEJAHTERAAN KELUARGA
PKK adalah gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah dengan wanita sebagai motor penggerakan untuk membangun keluarga sebagai unit atau kelompok terkecil dalam masyarakat dan bertujuan membantu pemerintah untuk ikut serta memperbaiki dan membina tata kehidupan dan penghidupan keluarga yang dijiwai oleh Pancasila menuju terwujudnya keluarga yang dapat menikmati keselamatan, ketenangan dan ketentraman hidup lahir dan bathin (keluarga sejahtera).
susunan kepengurusan PKK sebagai berikut :
• Ketua, Wakil Ketua
• Sekretaris, Wakil Sekretaris.
• Bendara Wakil Bendahara
• Ketua Pokja I dan anggota
• Ketua Pokja II dan anggota.
• Ketua Pokja III dan anggota.
• Ketua Pokja IV dan anggota.
Sebagai Ketua disemua tingkatan dijabat secara funsional oleh istri Kepala Pemerintahan Daerah setempat sampai ke tingkat Desa/Kelurahan sedangkan yang menjadi Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara clan anggota adalah dari tokoh masyarakat setempat.
Program P.K.K.
Tim Penggerak PKK memiliki 10 program pokok PKK sebagai berikut :
1. Penghayatan dan l Pengamanan Pancasila.
2. Gotong royong
3. Pangan
4. Sandang.
5. Perumahan dan tatalaksana rumah tangga.
6. Pendidikan dan keterampilan
7. Kesehatan.
8. Pengembangan kehidupan berkoperasi.
9. Kelestarian lingkungan hidup.
10. Perencanaan sehat.
Program tersebut bukan urut-urutan tetapi program yang satu terkait dengan program yang lain dan setiap program dapat berkembang sesuai kemajuan perkembangan pembangunan daerah setempat sehingga 10 program pokok dapat menjadi berbagai kegiatan.
4. Sepuluh (10) program pokok PKK tertuang ke dalam 4 (empat) kelompok kerja (Pokja) yaitu :
1. Kelompok kerja I (Pokja I) membidangi :
• Penghayatan Pengamalan Pancasila
• Gotong royong.
2. Kelompok Kerja (Pokja II) membidangi
• Pendidikan dan keterampilan.
• Pengembangan kehidupan berkoperasi.
3. Kelompok Kerja (Pokja I) membidangi :
• Sandang
• Pangan
• Perumahan dan tatalaksana rumah tangga.
4. Kelompok KerjaIV (Pokja IV) membidangi :
• Kesehatan.
• Kelestarian lingkungan hidup.
• Perencanaan sehat.
Secara khusus Kelompok Kerja IV (Pokja IV) yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan posyandu bersama dengan kader PKK khusus Posyandu serta LPM. Disamping adanya Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan terdapat pula kelompok PKK didusun/lingkungan dan kelompok Dasa Wisma terdiri dari 10 s/d 20 Kepala Keluarga yang ketuanya diangkat dari salah seorang dari 10 atau 20 KK tersebut yang bertugas dalam melaksanakan dan membina kegiatan program Pokok PKK dan pengembangannya dicatat dalam 3 (tiga) buku catatan ketua Kelompok Dasa Wisma yaitu :
1. Buku catatan keluarga mencatat data keluarga secara lengkap.
2. Buku catatan kegiatan keluarga mencatat kegiatan kehidupan keluarga.
3. Buku catatan kelahiran dan kamatian bayi, ibu hamil, ibu meneteki (buteki) dan ibu nifas.
Ketiga buku catalan kelompok Dasa Wisma merupakan salah satu format SIP.

Meilan berkata
thanks buat infonya dok, kalau bisa ditambahkan/dicantumkan Referensinya
iindepok berkata
@Meilan
Sama sama..
Thanks Sarannya. Referensinya dari berbagai sumber.
Budi Windarta berkata
Saya salut masih ada dokter yg masih perhatian sama posyandu, informasi yg lain sangat kami tunggu dok, terutama penerapan kerja posyandu yg bervariasi di masing-masih daerah namun prinsipnya ya tetap 5 meja.
Daniel Singarimbun berkata
Thanks bgt infonya sangat berarti.
Buat bhn presentasi, saya ckp terbantu
Dini Guslowati berkata
Wah,,
senangnya bisa ketemu dengan blog ini…
ternyata yg menulis adalah seorang dokter..
salut untuk dokter yang juga peduli dengan program ‘kesehatan masyarakat’..
Perkenalkan saya Dini, lulusan fakultas kesehatan masyarakat..
saat ini saya bekerja disebuah perusahaan swasta yang juga memiliki kepedulian terhadap peningkatan kesehatan masyarakat diwilayah lokasi kantor kami berada..
Saya sudah melatih beberapa kader posyandu di wilayah kecamatan pasar minggu..
sebagai lesson learned, saya melihat bahwa sebenarnya para kader posyandu blm mendapatkan pendampingan yg optimal dari kader-kader pkk atau lebih dikenal dengan sebutan POKJA yang merupakan pengurus atau pengelola kegiatan posyandu di tingkat kelurahan/desa.
Oleh karena itu, jikalau dokter berkenan untuk memberikan masukan kepada saya kira-2 pembinaan apa yang dapat diberikan untuk kader-kader pkk tersebut?apakah materi yg diberikan juga sama dengan materi yg diberikan kepada kader-kader posyandu?
Sebagai informasi, materi yg saya berikan untuk kader-kader posyandu adalah mencakup sistem 5 meja, teknik memberikan konseling (sekalipun saya merasa blm optimal melakukannya, krn ketrampilan memberikan konseling menuntut keberanian dan kepercayaan diri dari seorang kader utk mau melakukannya), dan bberapa hal lain yg terkait dgn pola makan balita.
Mohon masukkannya ya dok…
Salam,
Dini
iindepok berkata
@Budi Windarta
Terimakasih Pak,atas kunjungannya ke blog saya.. Mau nggak mau memang saya harus selalu membina dan membina posyandu, karena Posyandu salah satu kepanjangan tangan puskesmas.Selama ini penerapannya msh jarang sekali yg sdh 5 Meja. Tentunya hal itu juga sangat tergantung pada pendidikan para kader posyandunya. Oleh karena itu pelatihan & penyegaran kader hrs selalu dilakukan.
@Daniel Singarimbun
Terimakasih juga atas kunjungannya.
Senang sekali bisa membantu
@Dini Guslowati
Terimakasih atas sharingnya..
Berdasarkan pengalaman, Kader2 yg ada di Posyandu biasanya jg aktif di PKK, dg kata lain orangnya itu2 jg. Kalo menurut saya pembinaan utk PKK hrs melibatkan sektor lain jg, tdk hanya masalah kesehatan. Karena yg dinamakan Posyandu sebenarnya adalah perpaduan antara berbagai bidang (kesehatan,pendidikan, ekonomi,agama,sosial,dll).Mereka jg hrs dibina mengenai Budidaya tanaman Hias,TOGA,PAUD,KB,Lansia,Pengolahan Bahan makanan sederhana,P3K,Kesling, dan yg tidak kalah penting adalah pengadministrasian Posyandu atau yg lbh dikenal dg sebutan SIP (Sistem Informasi Posyandu dan Balok SKDN). Itu hanya beberapa contoh saja. materi2 yg lain mungkin disesuaikan dg kondisi lingkungan dan masyarakatnya.
indah berkata
assalamu’alaikum.dok,mohon izin copy untuk keperluan PBL ya.terima kasih.
Jihad berkata
Dok, aku boleh kutip utk bahan diskusi ya.
piath berkata
Thanks bgt dok infonya. pustakanya dr mana dok?
Muhtadi Arsyad Temenggung berkata
blognya ok…maen2 ke http://www.ukbmlampung.blogspot.com
asmiyati berkata
dok, aku mohon ijin meng-copy ya. Terima kasih infonya sangat berguna.
Hery Firdaus berkata
thanks ya dok infonya ..sangat membantu untuk diskusi saya besok..
grosirpakaiananak berkata
Salam bu..
Bu, ada gambar grafik pertumbuhan si kecil yang lancar gak? Mau tak pajang di web ku bu buat pengetahuan ibu2 yang lainnya juga. thanks
minerva akbid berkata
mohon ijin copy buat tugas IKM y dok…thx
Ade Irwan Afandi berkata
jazakalloh khoir…mdh2 dengan menyebarluaskan infrmsi spt ini, kian menambah keilmuan…
REZA NURHAKIM berkata
KOK DI WEB G ADA LOGO POSYANDU SIH BU???
SAYA CARI SAMPE ASEM…
mella shofa berkata
ass. dok, mohon penjelasannya tentang survey mawas diri yang dilakukan PKK itu gambarannya seperti apa. terima kasih wass.
ISMULAT RAHMAWATI berkata
salut untuk dokter…mohon ijin tuk meng copy..
dwi berkata
asalamu alaikum.. met pagi dok.. saya mau menyelesaikan tugas akhir saya ngambil judul STUDI PENGETAHUAN KADER TENTANG POSYANDU. kebetulan di tempat tu msih bayak yg pratama. padahal jmlah buka posyandu 12 kali per thn.jumlah kader jg 5. knp kok masih pratama. mohon bantuannya
anggun berkata
aslm, dok,, mw nanya kan ad D/S N/D . nah klu K/S mknanya ap?? mengindikasikan ap,,
terima kasih,,,
iindepok berkata
@ Anggun : K/S maksudnya Jumlah balita yang mempunyai KMS dibagi jml balita sasaran yg ada di wilayah posyandu. Mengindikasikan cakupan bayi yang tercatat dan terpantau status gizinya di posyandu
iindepok berkata
@ Dwi : Mungkin karena jumlah kader yang ada 5 tapi tdk semuanya aktif, artinya pada waktu buka posyandu tdk semua kader datang.
iindepok berkata
@ Mella :Waalaikum salam…Dalam survey mawas diri itu diadakan pertemuan yang isinya mencari masalah2 kesehatan yang sedang timbul dan berpotensi timbul di masyarakat, kemudian juga dibahas alternatip2 permasalahannya..
iindepok berkata
@Reza : wah, saya jg ga tau logo posyandu itu seperti apa, nanti coba saya cari..
iindepok berkata
@Ade: Sama sama…Amin amin amin…
iindepok berkata
@minerva : Silakan semoga bermanfaat
antin rokhayani berkata
thanks banget atas infonya.tolong para kader terus dibina & diberi support, karena jasanya sangat bermanfaat.semoga amal baiknya mendapat pahala yg. setimpal. amin…..
Tyas Wening berkata
makasih banget. Info2nya bisa jadi bekal buat maju lomba.
andund berkata
assalamu’alaikum wr . wb .
salam kenal , bu .
^^
saya ingin bertanya ,
apa benar posyandu skrg digantikan oleh lembaga sosial posdaya?
karena di kota tempat saya tinggal sudah sangat sulit untuk menemukan posyandu .
terima kasih sebelumnya .
andund berkata
assalamu’alaikum wr . wb .
salam kenal , bu .
^^
saya ingin tanya ,
apa benar posyandu skrg digantikan oleh lembaga sosial posdaya?
karena di kota tempat saya tinggal sudah sangat sulit untuk menemukan posyandu .
terima kasih sebelumnya .
abdullah Ramli berkata
Artikelnya bagus sekali Dok…minta ijin mengcopy untuk Kami tampilkan di Blog Puskesmas yg kami kelola…wassalam
uda berkata
trims!moga sukses,slam buat keluarganya
habibah berkata
bu dokter, makasih infonya. saya pakai referensi tgs akhir yah.
pokok’e makasih banget wes.
rini berkata
dok, matursuwun ya.. aku ikut co-pas nih
iindepok berkata
Sama2 semoga bermanfaat…