<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>iinaza</title>
	<atom:link href="http://iinaza.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://iinaza.wordpress.com</link>
	<description>Pelepas penatku di dunia maya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Oct 2009 09:14:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='iinaza.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/10d979eea87d6eb4e72e48bed3ce15b0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>iinaza</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>TABULIN, ANDAIKAN SETIAP IBU HAMIL MEMILIKINYA….</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2009/10/27/tabulin-andaikan-setiap-ibu-hamil-memilikinya%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2009/10/27/tabulin-andaikan-setiap-ibu-hamil-memilikinya%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 09:14:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Siaga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Hampir 3 tahun sudah Kota Depok menjalankan program kelurahan siaga. Tetapi berdasarkan pengamatan penulis sepertinya hanya sebagian masyarakat yang memahami maknanya. Tulisan berikut ini adalah murni opini dari penulis sebagai pihak yang selalu berkecimpung dalam masalah pengembangan kelurahan siaga.
Menurut definisinya, kelurahan siaga adalah suatu kelurahan yang masyarakatnya mempunyai kemauan dan kemampuan dalam hal mencegah dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=34&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hampir 3 tahun sudah Kota Depok menjalankan program kelurahan siaga. Tetapi berdasarkan pengamatan penulis sepertinya hanya sebagian masyarakat yang memahami maknanya. Tulisan berikut ini adalah murni opini dari penulis sebagai pihak yang selalu berkecimpung dalam masalah pengembangan kelurahan siaga.</p>
<p>Menurut definisinya, kelurahan siaga adalah suatu kelurahan yang masyarakatnya mempunyai kemauan dan kemampuan dalam hal mencegah dan mengatasi masalah masalah kesehatan di wilayahnya dan mampu menanggulangi kegawatdaruratan medis dan bencana secara mandiri atau sesuai dengan visi departemen kesehatan yaitu memandirikan masyarakat untuk Sehat. Jadi berdasarkan definisinya Siaga berarti masyarakat diharuskan mandiri dalam segi promotif, preventif, dan kuratif (dalam hal biaya kesehatan). Tetapi sepertinya masih banyak masyarakat yang belum mandiri dalam hal tersebut diatas.</p>
<p>Kali ini penulis akan lebih banyak membahas kemandirian masyarakat dalam hal pembiayaan kesehatan. Penulis ingin lebih memperdalam pembahasannya berdasarkan fenomena yang sering penulis temui sehari hari di puskesmas tempat penulis bertugas. <span id="more-34"></span>Perlu diketahui sebelumnya bahwa diasamping fasilitas Jamkesmas untuk membebaskan biaya bagi warga tidak mampu yang akan berobat di fasilitas kesehatan, kota Depok juga memberikan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) bagi warga miskin yang tidak mempunyai Jamkesmas tapi harus dirawat di RS. Dengan adanya SKTM ini banyak warga miskin yang sangat terbantu, tetapi yang sangat disayangkan adalah masyarakat baik itu tidak mampu, kurang mampu maupun yang sebenarnya ‘mampu’ akhirnya hanya mengandalkan SKTM jika mereka nanti dirawat di RS.</p>
<p>Dalam konsep siaga ada yang dinamakan Tabulin (Tabungan Ibu bersalin) dan Dasolin (Dana Sosial Bersalin). Tabulin berarti Tabungan yang dikumpulkan oleh si Ibu bersalin itu sendiri atau keluarganya dari sejak awal kehamilan untuk memenuhi biaya persalinannya kelak di fasilitas kesehatan. Menurut penulis, Tabulin merupakan penerapan konsep siaga yang paling dasar, karena kalau seorang ibu hamil maupun seorang suami sudah mempersiapkan biaya persalinan sejak awal kehamilan melalui Tabulin berarti paling tidak dia sudah menerapkan konsep ‘siaga’ untuk dirinya sendiri. Seperti yang AA Gym bilang bahwa segala kebaikan harus menerapkan konsep 3M : Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang terkecil, dan mulai saat ini juga. Maka apabila setiap ibu hamil dan keluarganya sudah “bersiaga” untuk dirinya sendiri barulah mereka akan bersiaga untuk orang lain dan untuk masalah yang lebih besar nantinya.</p>
<p>Kembali ke pembahasan Tabulin, berdasarkan pengamatan penulis hampir 90% ibu hamil yang penulis temui tidak memiliki Tabulin dengan berbagai alasan antara lain : Pertama, Tidak ada uang yang bisa disisihkan dari penghasilannya karena buat makan dan memenuhi kebutuhan sehari hari saja sudah mepet. Kedua, menganggap tabungan untuk biaya persalinan tidaklah penting Karena toh ada SKTM yang bisa meringankan biaya persalinan mereka. Ketiga, mereka yakin akan melahirkan secara normal dan tidak akan mengalami komplikasi dan pasti biayanya murah.</p>
<p>Untuk alasan yang pertama memang tidak bisa kita pungkiri bahwa mereka memang benar2 orang yang tidak mampu dan memang tidak ada uang yang bias mereka sisihkan, tetapi bukan berarti tidak ada solusi bagi persiapan biaya persalinan mereka. Dalam masalah ini maka kader dan tokoh masyarakat setempat sangat dibutuhkan peranannya melalui pengumpulan Dasolin. Misalnya melalui acara-acara pengajian atau arisan tokoh agama dan tokoh masyarakat mengajak pesertanya untuk mengumpulkan dana membantu mempersiapkan biaya persalinan si ibu ”A” yang memang semua warga sudah tahu dengan kondisi ekonominya. Misalnya pesertanya ada 50 orang dan setiap orang mengeluarkan Rp.1000 setiap bulannya maka sampai waktu persalinannya ibu ”A” sudah mempunyai Dasolin sebesar Rp.450.000 yang bisa digunakan untuk biaya persalinan di ibu bidan. Apabila hal ini sudah berjalan maka tidak ada lagi ibu hamil yang menggantungkan biaya persalinannya kepada pemerintah. Dan masyarakat yang demikian sudah bisa dikatakan sebagai masyarakat ”Siaga” dalam hal kuratif.</p>
<p>Untuk alasan yang kedua, salah satu solusinya adalah memperketat persyaratan untuk mendapatkan SKTM dan juga perlu dibuat aturan yang memaksa mereka harus menabung untuk biaya persalinannya. Misalnya bidan tempat si ibu melakukan ANC mewajibkan setiap ibu hamil yang periksa di tempat dia untuk menabung di ibu bidan dengan pengadministrasian yang baik dan bisa dipercaya.</p>
<p>Untuk alasan yang ketiga dibutuhkan peran tenaga kesehatan untuk mendeteksi sedini mungkin kelainan atau faktor resiko kehamilan si ibu sehingga bisa diberikan informasi sedini mungkin ke ibu hamil dan keluarganya bahwa nanti persalinannya harus melalui operasi atau tindakan lain. Sehingga ibu dan keluarganya juga akan sudah tahu bahwa persalinannya akan membutuhkan biaya yang besar dan akan mempersiapkannya.</p>
<p>So..Andaikan semua ibu hamil memiliki Tabulin, maka tidak akan ada lagi yang terbebani dengan biaya persalinan&#8230; Amiiin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=34&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2009/10/27/tabulin-andaikan-setiap-ibu-hamil-memilikinya%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kilas Balik Sosialisasi &amp; Pembinaan Satgas Siaga&#8230;</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/07/01/kilas-balik-sosialisasi-pembinaan-satgas-siaga/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/07/01/kilas-balik-sosialisasi-pembinaan-satgas-siaga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 07:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Akhir Mei kemaren, tepatnya tanggal 28 Mei Puskesmas Grogol menerima surat dari Satlak PPK-IPM (Satuan Pelaksana Program Peningkatan Kompetisi Indeks Pembangunan Manusia) Kota Depok untuk melaksanakan pembinaan satgas siaga kelurahan dan satgas siaga RW tahap pertama di wilayah kerja puskesmas Grogol kota Depok yaitu Kel. Grogol, Kel.Krukut, dan kel. Meruyung Kecamatan Limo. Total wilayah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=28&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Akhir Mei kemaren, tepatnya tanggal 28 Mei Puskesmas Grogol menerima surat dari Satlak PPK-IPM (Satuan Pelaksana Program Peningkatan Kompetisi Indeks Pembangunan Manusia) Kota Depok untuk melaksanakan pembinaan satgas siaga kelurahan dan satgas siaga RW tahap pertama di wilayah kerja puskesmas Grogol kota Depok yaitu Kel. Grogol, Kel.Krukut, dan kel. Meruyung Kecamatan Limo. Total wilayah yang harus kami bina sebanyak 3 Kelurahan dan 29 RW.<span id="more-28"></span></p>
<p>Tujuan dari dilaksanakannya program ini adalah untuk Mengetahui kendala yang dialami oleh satgas siaga kelurahan dan Satgas RW siaga dalam pembentukan RW Siaga, dan memberikan solusi untuk pemecahan masalah. Dan juga dengan adanya program ini bisa diketahui dan diinventarisasi kegiatan delapan (8) indikator yang sudah bisa diterapkan oleh RW Siaga, sehingga strata siaga bisa dinilai.</p>
<p>Walaupun hanya dikasih waktu 2 Minggu untuk menyelesaikannya tapi Alhamdulillah pembinaan satgas siaga ini berjalan dengan lancar. Pelaksanaan kami atur dengan bekerja sama dengan bidan kelurahan, pengurus kelurahan, dan pengurus RW. Tanggal 2 Juni kami mulai Roadshow dengan mulai melakukan pembinaan Satgas kelurahan terlebih dahulu di Aula kelurahan masing2 sampai tanggal 4 Mei. Diteruskan dengan pembinaan ke RW-RW di Rumah Pak RW masing2 dengan jadwal satu hari menyelesaikan 5 RW.</p>
<p>Setiap pembinaan ke kelurahan selalu dihadiri oleh Saya sendiri sebagai kepala Puskesmas, Pak Lurah atau wakilnya, Bidan pembina kelurahan, Para satgas siaga kelurahan (dari indikator 1-8), dan para tokoh masyarakat. Dan Pada pembinaan Satgas RW Siaga dihadiri oleh kepala puskesmas, Bidan pembina kelurahan, Satgas RW siaga, wakil dari satgas kelurahan, dan para tokoh masyarakat. Namun tidak semua RW bisa Saya hadiri karena diadakan dalam waktu yang bersamaan.</p>
<p>Metode yang kami lakukan dalam program ini adalah Pengarahan, Ceramah, Diskusi, dan Evaluasi program siaga yang sudah dijalankan dengan menggunakan format Ceklist. Materi yang kami berikan adalah tentang konsep siaga dengan 8 indikatornya, Pengorganisasian, Administrasi Siaga, dan juga diskusi mengenai Masalah / hambatan pelaksanaan siaga.</p>
<p>Dari hasil Roadshow tersebut dapat saya simpulkan bahwa sebagian besar warga masih belum tahu apa itu Siaga, bahkan ada juga Aparat kelurahan dan sebagian besar Satgas siaga RW belum tahu mengenai bagaimana itu konsep siaga. Dan Otomatis kalau Satgasnya saja belum tahu berarti programnya juga belum berjalan. Para Fasilitator siaga dan para kader siaga yang sudah dilatih dengan menghabiskan dana beratus ratus juta ternyata tidak gencar melakukan sosialisasi Siaga ke masyarakat.</p>
<p>Satu hal yang perlu saya garis bawahi disini, kepengurusan siaga terutama di tingkat RW bisa diibaratkan seperti Dinasti. Maksudnya bila pak RW nya ganti otomatis semua satgas dan kadernya juga berganti dan dia tidak akan mewariskan mengoperkan apa yang sudah dia kerjakan bersama pengurusnya ke ketua dan pengurus RW yang baru, termasuk juga perlengkapan dan peralatan penunjang kegiatan siaga, karena merasa tidak terpilih lagi. Mungkin dia tidak ingin ketua RW yg baru mandapat nama baik karena hasil jerih payahnya (tapi ini hanya perkiraan saya pribadi lho&#8230;). Dan kebetulan di 3 kelurahan itu baru terjadi pergantian pengurus RT dan RW, ada yang pengurus lama terpilih lagi dan sebagian besar terjadi pergantian pengurus. Sehingga pengurus dan satgas yang baru banyak yang belum memahami konsep siaga.</p>
<p>Dari fenomena diatas bisa disimpulkan bahwa konsep siaga belum dipahami oleh sebagian masyarakat di wilayah puskesmas Grogol. Karena kalau mereka sudah paham tentunya tidak akan terjadi iri-irian seperti itu. Kalau mereka memahami kalo konsep siaga itu adalah &#8220;kegotongroyongan mewujudkan masyarakat yang mandiri untuk sehat&#8221; tentunya mereka sadar bahwa semua ini untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan kelompok atau pribadi.  </p>
<p>Siaga merupakan salah satu upaya mewujudkan masyarakat yang mandiri untuk sehat. Oleh karena itu disini intinya adalah pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan masyarakat sehat. Tentunya hal itu akan berjalan dengan lancar bila selalu dilaksanakan dengan budaya kegotongroyongan yang sudah ada sejak dahulu kala di masyarakat kita. Tentunya kegotongroyongan bukan hanya antar warga saja tapi juga antar instansi, antar dinas, dan antara pemerintah dengan jajarannnya, dan tidak lupa antara Pemerintah,swasta dengan masyarakat dan LSM.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=28&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/07/01/kilas-balik-sosialisasi-pembinaan-satgas-siaga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelurahan Siaga</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/07/01/kelurahan-siaga/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/07/01/kelurahan-siaga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2008 22:25:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Siaga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Kelurahan Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat seperti kurang gizi, penyakit menular dan penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa ( KLB) , kejadian bencana, kecelakaan, dan lain-lain, dengan memanfaatkan potensi setempat, secara gotong royong.
Pengembangan Kelurahan Siaga mencakup upaya untuk lebih mendekatkan pelayanan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=30&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kelurahan Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat seperti kurang gizi, penyakit menular dan penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa ( KLB) , kejadian bencana, kecelakaan, dan lain-lain, dengan memanfaatkan potensi setempat, secara gotong royong.<span id="more-30"></span><br />
Pengembangan Kelurahan Siaga mencakup upaya untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat kelurahan, menyiap siagakan masyarakat menghadapi masalah-masalah kesehatan, memandirikan masyarakat dalam mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat. Inti kegiatan Kelurahan Siaga adalah memberdayakan masyarakat agar mau dan mampu untuk hidup sehat.</p>
<p>Konsep dari Kelurahan Siaga adalah kelurahan yang penduduknya memiliki kesiapan sumberdaya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah- masalah kesehatan, bencana dan kegawat daruratan kesehatan, secara mandiri. Tujuan diadakannya kelurahan siaga ini adalah mewujudkan masyarakat yang mandiri untuk sehat, yang artinya :<br />
• Meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat kelurahan tentang pentingnya kesehatan.<br />
• Meningkatnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat kelurahan terhadap risiko dan bahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan ( bencana,wabah,kegawat-daruratan dan sebagainya ).<br />
• Meningkatnya keluarga yang sadar gizi dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat<br />
• Meningkatnya kesehatan lingkungan di kelurahan<br />
• Meningkatnya kemampuan dan kemauan masyarakat kelurahan untuk menolong diri sendiri di bidang kesehatan.</p>
<p>Suatu kelurahan dinamakan Kelurahan siaga bila mempunyai 8 indikator yaitu :<br />
1. Adanya Forum Masyarakat Kelurahan<br />
Adalah sekelompok anggota masyarakat kelurahan/Kelurahan yang sepakat untuk peduli memecahkan masalah dan mengembangkan program-program pembangunan antara lain kesehatan , di wilayahnya. Forum ini secara berkala melakukan pertemuan dan dipimpin oleh seorang ketua dan dibantu oleh sekretaris dan anggota. Jika di kelurahan/Kelurahan belum ada forum sejenis ini, maka kelurahan/kelurahan dapat memulai dari forum/lembaga yang sudah ada dan berfungsi di masyarakat misalnya : rembug kelurahan, kelompok yasinan/majelis taklim, kelompok karang taruna, kelompok peduli Kesehatan Ibu dan Anak dan lain sebagainya<br />
2. Adanya Fasilitas Pelayanan kesehatan Dasar dan Sistem Rujukannya<br />
Adalah upaya pelayanan kesehatan dasar yang dilakukan oleh seorang petugas kesehatan sesuai dg kompetensinya , dibantu oleh kader yang berasal dari masyarakat setempat. Pelayanan kesehatan dasar disini berupa upaya promotif , preventif dan kuratif yang dilakukan di suatu tempat/ pos yang disediakan oleh masyarakat melalui pemberdayaan. Fasilitas tersebut bisa merupakan milik Pemerintah ataupun organisasi swasta ataupun perorangan. Lokasi sarana pelayanan kesehatan tidak harus di dalam kelurahan ( terutama bagi kelurahan di kota besar ) , yang penting masyarakat kelurahan tersebut mempunyai akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara mudah. Jika tidak ada petugas kesehatan yang bertempat tinggal di kelurahan tersebut , maka tugas pendampingan dan penghubung dilakukan oleh Petugas Pembina Kelurahan dari Puskesmas yang secara berkala melakukan tugasnya di kelurahan tersebut.<br />
3. Adanya Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat yang dikembangkan<br />
Wujud pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan yang berkembang sesuai kebutuhan setempat, misal Posyandu dg PAUD, TOGA, KPKIA (Kelompok Peminat Kesehatan Ibu dan Anak),BKB (Bina Keluarga Balita), BKL (Bina Keluarga Lansia), Dasolin (Dana Sosial Bersalin), Dana Sehat, dsb.<br />
4. Adanya Sistem Pengamatan Penyakit (Surveilance) berbasis Masyarakat<br />
Adalah pengamatan yang dilakukan secara terus menerus oleh masyarakat terhadap :<br />
- Gejala atau penyakit menular potensial KLB, penyakit tidak menular termasuk gizi buruk serta faktor risikonya.<br />
- Kejadian lain di masyarakat.<br />
dan segera melaporkan kepada petugas kesehatan setempat untuk ditindaklanjuti.<br />
Contoh penyakit :<br />
• Penyakit menular ( TBC, HIV/AIDS, Frambusia, Kusta)<br />
• Penyakit Menular Potensial KLB yaitu : Diare, Diptheri, Polio/AFP, Campak, Flu Burung, Thypus, Hepatitis, Malaria, DBD, dll</p>
<p>Faktor risiko antara lain :<br />
- Adanya penolakan masyarakat terhadap imunisasi<br />
- Adanya Kematian unggas<br />
- Adanya tempat-tempat perindukan nyamuk<br />
- Adanya migrasi penduduk (in / out)<br />
- Perilaku yang tidak sehat.</p>
<p>Kondisi lain :<br />
 faktor risiko tinggi ibu hamil,bersalin , menyusui dan bayi baru lahir<br />
 Kejadian lain di masyarakat (Keracunan makanan, Bencana, Kerusuhan)</p>
<p>Bentuk pengamatan masyarakat ( anggota keluarga , tetangga, kader ) disesuaikan dengan tatacara setempat , misalnya pengamatan terhadap tanda penyakit :<br />
- batuk yang tidak sembuh dalam waktu 3 minggu (untuk TBC)<br />
- bercak putih di kulit yang mati rasa (untuk Kusta)<br />
- ibu hamil yang mempunyai faktor risiko tinggi ( 4 terlalu, kedaruratan pada kehamilan sebelumnya,dll )<br />
- bayi baru lahir yang kuning, tidak bisa menetek,dll<br />
- balita yang tidak naik berat badannya 3 bulan berturut turut</p>
<p>Bentuk laporan adalah lisan atau menggunakan alat komunikasi yang ada di kelurahan ( telepon, telepon seluler ataupun Handy Talkie ) dan segera disampaikan kepada petugas kesehatan setempat atau Petugas Pembina Kelurahan</p>
<p>5. Adanya Sistem Kesiapsiagaan bencana dan Kegawatdaruratan berbasis masyarakat<br />
Suatu tatanan yang berbentuk kemandirian masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapai situasi kedaruratan (misal bencana)<br />
Masyarakat sudah dipersiapkan apabila terjadi situasi darurat maka :<br />
 mereka tahu harus berbuat apa<br />
 mereka tahu tempat untuk mencari maupun memberi informasi kemana.<br />
Masyarakat diharapkan memperhatikan gejala alam pada lingkungan setempat mampu mengenali tanda akan timbulnya bencana dan selanjutnya melakukan kegiatan tanggap darurat sebagaimana pernah dilatihkan untuk menghindari / mengurangi jatuhnya korban.<br />
Informasi mengenai tanda tanda bahaya tersebut berasal dari sumber yang bisa dipercaya, misalnya dari perangkat kelurahan ( yang memperolehnya dari kecamatan ), berita resmi di TV , Radio atau telepon dari Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota.<br />
Penyebaran informasi mengikuti tatacara setempat, misalnya menggunakan kentongan, pengeras suara dari musholla atau dari mulut ke mulut</p>
<p>6. Adanya upaya menciptakan Lingkungan Sehat<br />
Lingkungan yang bebas polusi, tersedia air bersih, sanitasi lingkungan memadai, perumahan pemukiman sehat, yaitu :<br />
• Terpeliharanya kebersihan tempat-tempat umum dan institusi yang ada di kelurahan, antara lain : pasar, tempat ibadah, perkantoran dan sekolah.<br />
• Terpeliharanya kebersihan lingkungan rumah : lantai rumah bersih, sampah tak berserakan, saluran pembuangan air limbah terawat baik<br />
• Membuka jendela setiap hari.<br />
• Memiliki kecukupan akses air bersih (untuk minum, masak, mandi dan cuci) dan sanitasi dasar.<br />
• Mempunyai pola pendekatan pemberdayaan masyarakat untuk pemenuhan sanitasi dasar ( ada jamban, mandi cuci di tempat khusus )</p>
<p>7. Adanya Upaya mewujudkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)<br />
PHBS mempunyai 20 indikator lihat <a title="disini" href="http://iinaza.wordpress.com/2008/06/28/pesan-pesan-pokok-phbsperilaku-hidup-bersih-dan-sehat/" target="_self">disini</a>.<br />
Artinya terdapat adanya masyarakat yang dapat menolong diri sendiri untuk mencegah dan menanggulagi masalah kesehatan, mengupayakan lingkungan sehat, memanfaatkan pelayanan kesehatan serta mengembangkan UKBM</p>
<p>8. Adanya Upaya mewujudkan Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi)<br />
Kadarzi mempunyai 5 indikator yaitu :<br />
 Menimbang Berat Badan Secara teratur ,terutama untuk Balita<br />
 Memberikan ASI Ekslusif pada bayi sampai umur 6 bulan<br />
 Makan beraneka ragam makanan<br />
 Mengkonsumsi garam beryodium<br />
 Memberikan suplemen sesuai anjuran (misal Vitamin A pada balita dan Bufas)<br />
Disini terdapat adanya upaya masyarakat dalam mewujudkan terlaksananya 5 indikator kadarzi. Seperti Pengadaan posyandu, Pendataan kadar garam yodium,dan penyuluhan.<br />
Unsur-unsur yang akan terlibat dalam kegiatan siaga ini adalah :<br />
• Semua individu dan keluarga di kelurahan, yang diharapkan mampu melaksanakan hidup sehat, serta peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan di wilayah kelurahannya.<br />
• Pihak-pihak yang mempunyai pengaruh terhadap perubahan perilaku individu dan keluarga atau dapat menciptakan iklim yang kondusif bagi perubahan perilaku tersebut,seperti tokoh masyarakat. Termasuk tokoh agama, tokoh perempuan dan pemuda, kader serta petugas kesehatan.<br />
• Pihak-pihak yang diharapkan memberikan dukungan kebijakan, peraturan perundang-undangan, dana, tenaga, sarana dan lain-lain, seperti Kepala Kelurahan, Camat, para pejabat terkait, LSM, swasta, para donatur dan pemangku kepentingan lainnya.</p>
<p>Dalam pengembangannya Kelurahan Siaga akan meningkat dengan membagi menjadi 4 Strata, yaitu :<br />
1. Strata Pratama<br />
Pada strata ini sebuah kelurahan siaga baru melakukan kegiatan 4 indikator kelurahan siaga<br />
2. Strata Madya<br />
Pada strata ini sebuah kelurahan siaga sudah melakukan 6 indikator kelurahan siaga<br />
3. Strata Utama<br />
Pada strata ini sebuah kelurahan siaga sudah melakukan kedelapan indikator kelurahan siaga</p>
<p>Pembentukan Kelurahan Siaga dilakukan dengan kegiatan sebagai berikut :<br />
• Pemilihan Pengurus, Kader dan fasilitator Kelurahan Siaga<br />
Pemilihan Pengurus dan kader Kelurahan siaga dilakukan melalui pertemuan khusus para pimpinan formal kelurahan dan tokoh masyarakat serta beberapa wakil masyarakat. Pemilihan dilakukan secara musyawarah dan mufakat, sesuai dengan tata cara dan kriteria yang berlaku, dengan difasilitasi oleh Puskesmas.<br />
• Pelatihan Kader dan fasilitator Kelurahan Siaga<br />
Sebelum melaksanakan tugasnya, kepada pengelola dan kader kelurahan yang telah ditetapkan perlu diberikan orientasi atau pelatihan. Orientasi / pelatihan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sesuai dengan pedoman orientasi/pelatihan yang berlaku .<br />
Materi orientasi/pelatihan mencakup kegiatan yang akan dilaksanakan di kelurahan dalam rangka pengembangan Kelurahan Siaga, yaitu meliputi Konsep Kelurahan Siaga, Penjelasan mengenai latar belakang, tujuan dan sasaran, penjelasan mengenai masing2 8 indikator kelurahan siaga.<br />
• Penyelenggaraan Kegiatan Kelurahan Siaga<br />
Secara berkala kegiatan Kelurahan Siaga dibimbing dan dipantau oleh Puskesmas, yang hasilnya dipakai sebagai masukan untuk perencanaan dan pengembangan Kelurahan Siaga selanjutnya secara lintas sektoral.<br />
• Pembinaan dan Peningkatan<br />
Mengingat permasalahan kesehatan sangat dipengaruhi oleh kinerja sektor lain, serta adanya keterbatasan sumberdaya, maka untuk memajukan Kelurahan Siaga perlu adanya pengembangan jejaring kerjasama dengan berbagai pihak.<br />
Salah satu kunci keberhasilan dan kelestarian Kelurahan Siaga adalah keaktifan para kader. Oleh karena itu, dalam rangka pembinaan perlu dikembangkan upaya-upaya untuk memenuhi kebutuhan pada kader agar tidak drop- out ,kader-kader harus diberi kesempatan seluas- luasnya untuk mengembangkan kreativitasnya. dibantu untuk memperoleh pendapatan tambahan, misalnya dengan pemberian gaji/insentif atau fasilitas agar dapat berwirausaha.<br />
Untuk dapat melihat perkembangan Kelurahan Siaga, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi. Berkaitan dengan itu, kegiatan-kegiatan di Kelurahan Siaga perlu dicatat oleh kader, misalnya dalam buku Administrasi Siaga</p>
<p>I. INDIKATOR KEBERHASILAN.</p>
<p>Keberhasilan upaya Pengembangan Kelurahan Siaga dapat dilihat dari empat kelompok indikatornya, yaitu :<br />
• Indikator masukan<br />
• Indikator proses<br />
• Indikator keluaran dan<br />
• Indikator dampak.</p>
<p>Adapun uraian untuk masing-masing indikator adalah sebagai berikut :<br />
A. Indikator masukan.<br />
Indikator masukan adalah indikator untuk mengukur seberapa besar masukan telah diberikan dalam rangka pengembangan Kelurahan siaga. Indikator masukan terdiri atas hal-hal berikut :<br />
• Ada/tidaknya Forum Masyarakat Kelurahan<br />
• Ada/tidaknya sarana pelayanan kesehatan serta perlengkapan / peralatannya.<br />
• Ada/tidaknya UKBM yang dibutuhkan masyarakat.<br />
• Ada/tidaknya tenaga kesehatan( minimal bidan ).<br />
• Ada/tidaknya kader aktif<br />
• Ada/tidaknya alat komunikasi yang telah lazim dipakai masyarakat yang dimanfaatkan untuk mendukung penggerakan surveilans berbasis masyarakat</p>
<p>A. Indikator Proses<br />
Indikator proses adalah indikator untk mengukur seberapa aktif upaya yang dilaksanakan di suatu kelurahan dalam rangka pengembangan Kelurahan Siaga Indikator proses terdiri atas hal-hal sebagai berikut :<br />
• Frekuensi pertemuan Forum Masyarakat Kelurahan.<br />
• Ada/ tidaknya pembinaan dari Puskesmas<br />
• Berfungsi/tidaknya UKBM yang ada<br />
• Berfungsi/tidaknya Sistem Penanggulangan Kegawatdauratan dan bencana<br />
• Berfungsi/tidaknya Sistem Surveilans berbasis masyarakat.<br />
• Ada/tidaknya kegiatan kunjungan rumah kadarzi dan PHBS<br />
• Ada/tidaknya Upaya mewujudkan lingkungan sehat</p>
<p>B. Indikator Keluaran<br />
Indikator Keluaran adalah indikator untuk mengukur seberapa besar hasil kegiatan yang dicapai di suatu kelurahan dalam rangka pengembangan Kelurahan Siaga. Indikator keluaran terdiri atas hal-hal berikut :<br />
• Cakupan pelayanan kesehatan dasar (utamanya KIA )<br />
• Cakupan pelayanan UKBM- UKBM lain<br />
• Jumlah kasus kegawatdaruratan dan KLB yang ada dan dilaporkan<br />
• Cakupan rumah tangga yang mendapat kunjungan rumah untuk kadarzi dan PHBS<br />
• Tertanganinya masalah kesehatan dengan respon cepat</p>
<p>C. Indikator Dampak.<br />
Indikator dampak adalah indikator untuk mengukur seberapa besar dampak dari hasil kegiatan kelurahan dalam rangka pengembangan Kelurahan Siaga.<br />
Indikator dampak terdiri dari atas hal-hal sebagai berikut.<br />
• Jumlah penduduk yang menderita sakit<br />
• Jumlah ibu melahirkan yang meninggal dunia<br />
• Jumlah bayi dan balita yang meninggal dunia<br />
• Jumlah balita dengan gizi buruk.<br />
• Tidak terjadinya KLB penyakit<br />
• Respon cepat masalah kesehatan</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=30&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/07/01/kelurahan-siaga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesan-pesan Pokok PHBS&#8230;(Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/06/28/pesan-pesan-pokok-phbsperilaku-hidup-bersih-dan-sehat/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/06/28/pesan-pesan-pokok-phbsperilaku-hidup-bersih-dan-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 08:32:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[A. PESAN-PESAN POKOK KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
1. Ibu hamil memeriksakan kehamilannya minimal 4 kali selama masa kehamilannya, ke sarana kesehatan dan minum pil tambah darah setiap hari
2. Ibu yang akan bersalin melakukan persalinan di sarana kesehatan atau ke tenaga kesehatan.
3. Ibu yang mempunyai bayi agar memberi ASI Eksklusif pada bayinya.
4. Ibu membawa bayi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=29&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>A. PESAN-PESAN POKOK KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)<br />
1. Ibu hamil memeriksakan kehamilannya minimal 4 kali selama masa kehamilannya, ke sarana kesehatan dan minum pil tambah darah setiap hari<br />
2. Ibu yang akan bersalin melakukan persalinan di sarana kesehatan atau ke tenaga kesehatan.<br />
3. Ibu yang mempunyai bayi agar memberi ASI Eksklusif pada bayinya.<br />
4. Ibu membawa bayi dan balitanya setiap bulan ke posyandu atau sarana kesehatan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangannya.<br />
B. PESAN-PESAN POKOK PANGAN DAN GIZI<br />
1. Makan makanan yang bervariasi, makanan Indonesia dengan gizi yang seimbang<br />
2. Menggunakan garam beryodium.<br />
3. Ibu hamil agar menambah makanan yang mengandung zat besi.<br />
4. Mengamankan makanan dari hal-hal yang dapat menimbulkan pencemaran.<br />
C. PESAN-PESAN POKOK KESEHATAN LINGKUNGAN<br />
1. Menggunakan jamban (WC) apabila buang air besar, bagi bayi dan orang sakit kotorannya dibuang ke jamban.<br />
2. Menggunakan air bersih (tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna) dan air untuk diminum perlu dimasak terlebih dahulu.<br />
3. Membuang sampah pada tempatnya.<br />
4. Mencuci tangan dengan sabun dan air bersih sebelum makan, menyiapkan makanan dan sesudah buang air besar.<br />
D. PESAN-PESAN POKOK GAYA HIDUP<br />
1. Berolahraga secara teratur.<br />
2. Menghindari rokok.<br />
3. Menghindari minuman keras dan obat berbahaya.<br />
4. Menyadari bahaya AIDS, dan ikut berupaya menanggulangi.<br />
E. PESAN-PESAN POKOK DAN PERAN SERTA DALAM UPAYA KESEHATAN<br />
1. Ibu hamil dan anak balita mengikuti imunisasi lengkap.<br />
2. Memanfaatkan sarana kesehatan apabila memerlukan pelayanan kesehatan.<br />
3. Menjadi peserta Dana Sehat .<br />
4. Melakukan kesehatan mandiri, misalnya menyediakan obat-obatan ringan dan tradisional di keluarga.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=29&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/06/28/pesan-pesan-pokok-phbsperilaku-hidup-bersih-dan-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Vakum sebulan lebih&#8230;</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/06/14/vakum-sebulan-lebih/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/06/14/vakum-sebulan-lebih/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jun 2008 10:05:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama sekali saya ga tulis menulis di blog ini pembaca, karena dari mulai Akhir April hingga hari ini, banyak sekali program2 pemerintah yang harus diselesaikan, dari mulai membantu pak Camat Limo dalam memenangkan lomba kinerja kecamatan se Kota Depok, Melakukan pembinaan RW Siaga di 3 kelurahan yaitu Grogol, Krukut dan Meruyung, serta berkeliling ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=27&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sudah lama sekali saya ga tulis menulis di blog ini pembaca, karena dari mulai Akhir April hingga hari ini, banyak sekali program2 pemerintah yang harus diselesaikan, dari mulai membantu pak Camat Limo dalam memenangkan lomba kinerja kecamatan se Kota Depok, Melakukan pembinaan RW Siaga di 3 kelurahan yaitu Grogol, Krukut dan Meruyung, serta berkeliling ke 29 RW yang ada di wilayah Puskesmas Grogol, ditambah lagi persiapan untuk diadakannya klinik sanitasi di Puskesmas Grogol, ada juga Persiapan untuk pengobatan massal Filariasis se kota Depok yang berupa Pelatihan untuk Tim Pembantu Eliminasi Filariasis, dan masih banyak yang lain. Rasanya seperti 24 jam sehari tidak cukup bagi saya, sampai sampai ga sempet nulis2 di Rumah mayaku ini.. Sebenarnya banyak sekali cerita cerita yang ingin saya bagi buat pembaca seperti mengenai Siaga, Filariasis, Klinik Sanitasi dan lain2. Lain kali ya&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=27&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/06/14/vakum-sebulan-lebih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat HUT kota depok yang ke -9&#8230;!!</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/28/selamat-hut-kota-depok-yang-ke-9/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/28/selamat-hut-kota-depok-yang-ke-9/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 15:37:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kota Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Tanggal 27 April kemarin adalah hari jadi kota Depok yang ke-9.Tema untuk Ulang tahun kali ini adalah ”Menuju kotak Depok yang Mensejahterakan”. Sebuah tema dengan kandungan cita-cita yang sangat mulia, dimana memang yang sangat diperlukan oleh warga kota Depok saat ini adalah kehidupan yang lebih sejahtera. Artinya masyarakat ingin lebih bisa terpenuhi kebutuhan pangan , [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=26&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tanggal 27 April kemarin adalah hari jadi kota Depok yang ke-9.Tema untuk Ulang tahun kali ini adalah ”Menuju kotak Depok yang Mensejahterakan”. Sebuah tema dengan kandungan cita-cita yang sangat mulia, dimana memang yang sangat diperlukan oleh warga kota Depok saat ini adalah kehidupan yang lebih sejahtera. Artinya masyarakat ingin lebih bisa terpenuhi kebutuhan pangan , papan ,dan sandang dengan layak, pendidikan yang layak, pelayanan kesehatan yanga layak, dan lain sebagainya.<span id="more-26"></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>Di umur yang menginjak tahun ke-9 ini terlihat banyak sekali kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh kota Depok. </span><span>Tentunya semua berkat usaha keras dan komitmen dari pemerintah kota Depok dan masyarakatnya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Saya memang bukan asli orang Depok, tetapi saya adalah pendatang yang sekarang berstatus sebagai penduduk kota Depok. Walaupun begitu saya juga berkomitmen ingin ikut membangun dan memajukan kota Depok sesuai dengan kemampuan dan keahlian saya. Karena di Depok inilah saya hidup, mencari nafkah, mengekspresikan diri, dan membesarkan anak2 saya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span><span style="font-family:Times New Roman;">Yang saya ketahui dari pertama kali saya tinggal di Depok (2005) hingga 3 tahun kemudian (2008), perubahan dan perkembangannya begitu pesat. Pusat2 perdagangan makin banyak, Jalan2 banyak yang mengalami pelebaran dan betonisasi, dan bahkan sekarang sudah ada jalan layang di Jl. Arif Rahman Hakim, Komplek perumahan bertambah banyak, Berdirinya RSUD, Makin banyaknya tempat wisata kuliner (alias tempat cari makanan enak..:)), berdirinya masjid Kubah Emas, dan tentunya yang paling saya rasakan perubahanya adalah berdirinya masjid di perumahan tempat saya tinggal </span></span><span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span><span><span style="font-family:Times New Roman;">.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Yang jelas perubahan yg pesat itu adalah perubahan ke arah yang lebih baik dimana masyarakat akan semakin mudah dalam memenuhi kebutuhannya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>Saya sangat apresiatif kepada walikota Depok, bapak Ir.H.Nurmahmudi Ismail dan jajarannya yang sudah semaksimal mungkin berusaha untuk mewujudkan kota Depok yang melayani dan mensejahterakan. Tapi Tentunya masih banyak kekurangan disana sini yang membuat banyak pihak merasa tidak puas dengan hasil pencapaian itu. </span><span>Hal itu sangatlah wajar karena memang tak ada gading yang tak retak. Yang Jelas saya percaya bahwa kota Depok akan selalu berbenah dan berbenah.. Semoga&#8230;.! Hidup Kota Depok..pok..pok..pok..pok!! (bergema gitu loh..:))</span></span></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=26&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/28/selamat-hut-kota-depok-yang-ke-9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Horeee… akhirnya Depok punya Rumah Sakit Daerah..!!</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/20/horeee%e2%80%a6-akhirnya-depok-punya-rumah-sakit-daerah/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/20/horeee%e2%80%a6-akhirnya-depok-punya-rumah-sakit-daerah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 09:25:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[
 
Fuihh…!!setelah sekian lama menunggu akhirnya Rumah Sakit Umum Daerah Depok (RSUD Depok) yang berada di Jalan Raya Mochtar Sawangan Depok berdiri dan diresmikan hari kamis kemaren tanggal 17 April 2008. Dan akan mulai beroperasi hari jumat tanggal 18 April 2008. 
Perlu diketahui bahwa RSUD Depok mulai dibangun pada awal tahun 2005 dan waktu itu akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=25&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"> </p>
<p><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Fuihh…!!setelah sekian lama menunggu akhirnya Rumah Sakit Umum Daerah Depok (RSUD Depok) yang berada di Jalan Raya Mochtar Sawangan Depok berdiri dan diresmikan hari kamis kemaren tanggal 17 April 2008. Dan akan mulai beroperasi hari jumat tanggal 18 April 2008. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perlu diketahui bahwa RSUD Depok mulai dibangun pada awal tahun 2005 dan waktu itu akan direncanakan buka pada akhir tahun 2005. <span>Tapi apa daya <span id="more-25"></span>ternyata pembangunan dan persiapan tidak semulus yang dibayangkan. Berbagai hambatan muncul mulai dari dana, Perijinan, Perda sampai kesiapan karyawan baik Medis, paramedis maupun Administratif. Akan tetapi Usaha dan Harapan tidak akan pernah putus demi memenuhi kebutuhan masyarakat Depok akan adanya RSUD. Hingga akhirnya RSUD bisa berdiri dan beroperasi seperti sekarang ini.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Namun memang masih terdapat kekurangan disana sini, seperti Jumlah tenaga Medis maupun Paramedis yang masih terbatas (menurut KaDinkes dr. Mien Hartati RSUD masih membutuhkan sekitar 62 Bidan dan Perawat), Fasilitas yang belum lengkap (seperti belum adanya Genset dan peralatan Laboratorium yang masih sederhana), Jumlah Poli Spesialisasi yang masih terbatas (hanya ada Poli Jiwa, Obgyn, Interna, Bedah, Anak, Gigi &amp; Mulut, dan Poli khusus Tuberkulosis). </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">RSUD Depok Hanya mempunyai 69 Tempat tidur untuk rawat Inap dan pelayanan hanya berupa kelas 2 dan kelas 3. Walaupun dengan jumlah tempat tidur yang terbatas setidaknya warga depok tidak akan kebingungan lagi apabila ada yang sakit dan membutuhkan rawat inap, terutama untuk warga yang menggunakan Askeskin maupun SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Karena Selama ini warga depok yang sakit dan membutuhkan rawat inap terutama yang menggunakan askeskin maupun SKTM harus jauh jauh pergi ke RS-RS di Jakarta maupun di Bogor.<span>  </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Disisi lain bedirinya RSUD Depok membuat ke27 Puskesmas yang ada di kota Depok kekurangan karyawan, karena banyak sekali karyawan yang dulu bertugas di puskesmas dipindah tugaskan ke RSUD. Karena memang Pemda belum mampu untuk menggaji apabila mau merekrut PNS lagi. Dengan perasaan yang ikhlas (kadang juga diikhlas-ikhlaskan sich&#8230;) kami yang masih di Puskesmas harus bekerja ekstra karena yang dulunya 1 karyawan hanya memegang 1 atau 2 program, kini harus memegang 3 atau 4 program. Wah, pokoknya bener2 semua karyawan Puskesmas jadi Superman Superwomen sekarang&#8230;!! Dan yang lebih Pusing lagi adalah Kepala Puskesmas, dimana dia harus bisa memenej karyawannya supaya program tetep jalan dengan karyawan yang nya’mit&#8230;(seuprit). </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tetapi seperti kata2 bijak ”Hidup harus selalu disyukuri”.. Pada akhirnya Kata kata yang terakhir terucap adalah ”Alhamdulillah” karena sebuah Kota kecil yang bernama Depok yang baru berumur 9 tahun sudah bisa membangun dan mendirikan sebuah RSUD. Sebuah Kemajuan yang patut diacungi jempol. Setidaknya Masyarakat terutama Masyarakat miskin akan lebih terpenuhi haknya dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.</span></span></span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Harapan saya semoga Niatan yang baik ini selalu dibarengi dengan usaha keras dari semua kalangan. Sehingga terwujud Kota Depok yang melayani seperti yang sering didengungkan oleh Bapak Walikota Depok Ir. H. Nurmahmudi Ismail.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=25&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/20/horeee%e2%80%a6-akhirnya-depok-punya-rumah-sakit-daerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ALL ABOUT POSYANDU&#8230;.</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/19/serba-serbi-posyandu/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/19/serba-serbi-posyandu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 15:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[
 
                        Pengertian Posyandu adalah suatu wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat dari Keluarga Berencana dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan dan keluarga berencana 
 
Tujuan penyelenggara Posyandu&#8230; 

Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu ( ibu Hamil, melahirkan dan nifas) 
Membudayakan NKKBS. 
Meningkatkan peran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=24&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div class="Section1">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">                        </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pengertian Posyandu adalah suatu wadah komunikasi alih teknologi dalam pelayanan kesehatan masyarakat dari Keluarga Berencana dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat dengan dukungan pelayanan serta pembinaan teknis dari petugas kesehatan dan keluarga berencana </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Tujuan penyelenggara Posyandu&#8230;<span id="more-24"></span> </span></strong></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu ( ibu Hamil, melahirkan dan nifas) </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Membudayakan NKKBS. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Meningkatkan peran serta dan kemampuan masyarakat untuk mengembangkan kegiatan kesehatan dan KB Berta kegiatan lainnya yang menunjang untuk tercapainya masyarakat sehat sejahtera. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Berfungsi sebagai Wahana Gerakan Reproduksi Keluarga Sejahtera, Gerakan Ketahanan Keluarga dan Gerakan Ekonomi Keluarga Sejahtera. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pengelola Posyandu. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">1. Penanggungjawab umum : Kades/Lurah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">2. Penggungjawab operasional : Tokoh Masyarakat </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">3. Ketua Pelaksana : Ketua Tim Penggerak PKK </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">4. Sekretaris : Ketua Pokja IV Kelurahan/desa </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">5. Pelaksana: Kader PKK, yang dibantu Petugas KB-Kes (Puskesmas). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Kegiatan Pokok Posyandu : </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">1. KIA </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">2. KB </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">3. lmunisasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">4. Gizi. </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">5. Penggulangan Diare. </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pembentukan Posyandu. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">a. Langkah – langkah pembentukan : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>1)<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pertemuan lintas program dan lintas sektoral tingkat kecamatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>2)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Survey mawas diri yang dilaksanakan oleh kader PKK di bawah bimbingan teknis unsur kesehatan dan KB . </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>3)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Musyawarah masyarakat desa membicarakan hasil survey mawas diri, sarana dan prasarana posyandu, biaya posyandu </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>4)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pemilihan kader Posyandu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>5)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pelatihan kader Posyandu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>6)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pembinaan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">b. Kriteria pembentukan Pos syandu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pembentukan Posyandu sebaiknya tidak terlalu dekat dengan Puskesmas agar pendekatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat lebih tercapai sedangkan satu Posyandu melayani 100 balita. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">c. Kriteria kader Posyandu : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>1)<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Dapat membaca dan menulis. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>2)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Berjiwa sosial dan mau bekerja secara relawan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>3)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Mengetahui adat istiadat serta kebiasaan </span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">masyarakat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>4)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Mempunyai waktu yang cukup. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>5)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Bertempat tinggal di wilayah Posyandu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>6)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Berpenampilan ramah dan simpatik. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>7)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Diterima masyarakat setempat. </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">d. Pelaksanaan Kegiatan Posyandu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">1. Posyandu dilaksanakan sebulan sekali yang ditentukan oleh Kader, Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan serta petugas kesehatan dari Puskesmas, dilakukan pelayanan masyarakat dengan system 5 meja yaitu : </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Meja I : Pendaftaran. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Meja II : Penimbangan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Meja III : Pengisian KMS </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Meja IV : Penyuluhan perorangan berdasarkan KMS. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Meja V : Pelayanan KB &amp; Kes :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Imunisasi </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pemberian vitamin A Dosis Tinggi berupa obat tetes ke mulut tiap bulan Februari dan Agustus. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pembagian pil atau kondom </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pengobatan ringan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Kosultasi KB-Kesehatan </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Petugas pada Meja I s/d IV dilaksanakan oleh kader PKK sedangkan Meja V merupakan meja pelayanan paramedis (Jurim, Bindes, perawat dan petugas KB). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>      </span>2. <span> </span>Sasaran Posyandu : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Bayi/Balita. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Ibu hamil/ibu menyusui. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">WUS dan PUS. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>a.<span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Peserta Posyandu mendapat pelayanan meliputi : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>1)<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Kesehatan ibu d</span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">an anak : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pemberian pil tambah darah (ibu hamil) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pemberian vitamin A dosis tinggi ( bulan vitamin A pada bulan Februarii dan Agustus) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">PMT </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Imunisasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt;">         </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Penimbangan balita rutin perbulan sebagai pemantau kesehatan balita melalui pertambahan berat badan setiap bulan. Keberhasilan program terlihat melalui grafik pada kartu KMS setiap bulan. </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>1)<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Keluarga berencana, pembagian Pil KB dan Kondom. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>2)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pemberian Oralit dan pengobatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>3)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Penyuluhan kesehatan lingkungan dan penyuluhan pribadi sesuai permasalahan dilaksanakan oleh kader PKK melalui meja IV dengan materi dasar dari KMS baita dan ibu hamil. Keberhasilan Posyandu tergambar melalui cakupan SKDN </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:45pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">S : Semua baita diwilayah kerja Posyandu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:45pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">K : Semua balita yang memiliki KMS. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:45pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">D : Balita yang ditimbang. </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:45pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">N : Balita yang naik berat badannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Keberhasilan Posyandu berdasarkan : </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">1 ) D / S : baik/kurangnya peran serta masyarakat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">2) N / D : Berhasil tidaknyaProgram posyandu </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Petugas pada Meja I s/d IV dilaksanakan oleh Kader PKK sedangkan meja V merupakan meja pelayanan para medis (Jurim, Bindes, Perawat clan Petugas KB) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">f. Dana. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Dana pelaksanaan Posyandu berasal dari swadaya masyarakat melalui gotong royong dengan kegiatan jimpitan beras dan hasil potensi desa lainnya serta sumbangan dari donatur yang tidak mengikat yang dihimpunan melalui kegiatan Dana Sehat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;">SISTEM INFORMASI POSYANDU (SIP) </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Sistem informasi Posyandu adalah rangkaian kegiatan untuk menghasilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan secara tepat guna dan tepat waktu bagi pengelola Posyandu. OLeh sebab itu Sistem Informasi Posyandu merupakan bagian penting dari pembinaan Posyandu secara keseluruhan. Konkritnya, pembinaan akan lebih terarah apabila di dasarkan pada informasi yang lengkap, akurat dan aktual. Dengan kata lain pembinaan merupakan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi karena didasarkan pada informasi yang tepat, baik dalam lingkup terbatas maupun lingkup yang lebih luas. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Mekanisme Operasional SIP : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>1)<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pemerintah Desa/kelurahan bertanggung jawab atas tersediannya data dan informasi Posyandu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 45pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>2)<span style="font:7pt;">     </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Pengumpul data dan informasi adalah Tim Penggerak PKK dengan menggunakan instrumen : </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Catatan ibu hamil, kelahiran /kematian dan nifas oleh ketua kelompok <span>  </span>Dasa Wisma (kader PKK) . </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Register bayi dalam wilayah kerja Posyandu bulan Januari s/d Desember. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Register anak balita dalam wilayah kerja Posyandu bulan Januari s/d Desember. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Register WUS- PUS alam wilayah ketiga Posyandu bulan Januari s/d Desember. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Register Ibu hamil dalam wilayah kerja Posyandu bulan Januari s/d Desember. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Data pengunjung petugas Posyandu, kelahiran dan kematian bayi dan kematian ibu hamil melahirkan dan nifas. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Data hasil kegiatan Posyandu. </span></li>
</ol>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Catatan : </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Instrumen/format SIP diatas oleh kader Posyandu dengan bimbingan teknis dari petugas kesehatan/PLKB </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan bertanggungjawab dalam hal : </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>a.<span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Menghimpun data dan informasi dari seluruh Posyandu yang ada dalam wilayah desa/kelurahan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>b.<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Menyimpulkan seluruh data dan informasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.75in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>c.<span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Menyusun data dan informasi sebagai bahan pertemuan ditingkat kecamatan (Rakorbang). </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Puskesmas, PPLKB, Kaurbang mengambil data dari desa untuk dianalisis dan kemudian menjadi bahan rakor Posyandu di tingkat kecamatan. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;">Hasil analisis digunakan sebagai bahan menyusunan rencana pembinaan. </span><span style="font-size:11pt;">Masalah-masalah yang dapat diatasi oleh Pemerintah Tingkat Kecamatan segera diambil langkah pemecahannya sedangkan yang tidak dapat dipecahkan dilaporkan ke tingkat Kabupaten/Kotamadya sebagai bahan Rakorbang Tingkat ll. </span></li>
</ol>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 27pt;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;">STRATA POSYANDU dikelompokkan menjadi 4 : </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">1. Posyandu Pratama<span>  </span>: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• belum mantap. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• kegiatan belum rutin. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• kader terbatas. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">2. Posyandu Madya<span>  </span>: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• kegiatan lebih teratur </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 2in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Jumlah kader 5 orang </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">3. Posyandu Purnama<span>  </span>: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-171pt;text-align:justify;margin:0 0 0 225pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• kegiatan sudah teratur. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-171pt;text-align:justify;margin:0 0 0 225pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• cakupan program/kegiatannya baik. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-171pt;text-align:justify;margin:0 0 0 225pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• jumlah kader 5 orang </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-171pt;text-align:justify;margin:0 0 0 225pt;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;">• mempunyai program tambahan </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">4. Posyandu Mandiri<span>  </span>: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• kegiatan secara terahir dan mantap </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• cakupan program/kegiatan baik. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• memiliki Dana Sehat dan JPKM yang mantap. </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Dari konsep diatas, dapat disimpulkan beberapa indikator sebagai penentu jenjang antar strata Posyandu adalah : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>1.<span style="font:7pt;">       </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Jumlah buka Posyandu pertahun. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>2.<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Jumlah kader yang bertugas. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>3.<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Cakupan kegiatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>4.<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Program tambahan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span>5.<span style="font:7pt;">      </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Dana sehat/JPKM. </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Posyandu akan mencapai strata Posyandu Mandiri sangat tergantung kepada kemampuan, keterampilan diiringi rasa memiliki serta tanggungjawab kader PKK, LPM sebagai pengelola dan masyarakat sebagai pemakai dari pendukung Posyandu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"> </span></p>
<h1 style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;">PEMBINAAN KFSEJAHTERAAN KELUARGA </span></strong></h1>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">PKK adalah gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah dengan wanita sebagai motor penggerakan untuk membangun keluarga sebagai unit atau kelompok terkecil dalam masyarakat dan bertujuan membantu pemerintah untuk ikut serta memperbaiki dan membina tata kehidupan dan penghidupan keluarga yang dijiwai oleh Pancasila menuju terwujudnya keluarga yang dapat menikmati keselamatan, ketenangan dan ketentraman hidup lahir dan bathin (keluarga sejahtera). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">susunan kepengurusan PKK sebagai berikut : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Ketua, Wakil Ketua </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Sekretaris, Wakil Sekretaris. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Bendara Wakil Bendahara </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Ketua Pokja I dan anggota </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Ketua Pokja II dan anggota. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Ketua Pokja III dan anggota. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Ketua Pokja IV dan anggota. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Sebagai Ketua disemua tingkatan dijabat secara funsional oleh istri Kepala Pemerintahan Daerah setempat sampai ke tingkat Desa/Kelurahan sedangkan yang menjadi Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara clan anggota adalah dari tokoh masyarakat setempat. </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Program P.K.K. </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Tim Penggerak PKK memiliki 10 program pokok PKK sebagai berikut : <strong></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">1. Penghayatan dan l Pengamanan Pancasila. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">2. Gotong royong </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">3. Pangan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">4. Sandang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">5. Perumahan dan tatalaksana rumah tangga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">6. Pendidikan dan keterampilan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">7. Kesehatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">8. Pengembangan kehidupan berkoperasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">9. Kelestarian lingkungan hidup. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">10. Perencanaan sehat. </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Program tersebut bukan urut-urutan tetapi program yang satu terkait dengan program yang lain dan setiap program dapat berkembang sesuai kemajuan perkembangan pembangunan daerah setempat sehingga 10 program pokok dapat menjadi berbagai kegiatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">4. Sepuluh (10) program pokok PKK tertuang ke dalam 4 (empat) kelompok kerja (Pokja) yaitu : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">1. Kelompok kerja I (Pokja I) membidangi : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Penghayatan Pengamalan Pancasila </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Gotong royong. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-1in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">2. Kelompok Kerja (Pokja II) membidangi </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Pendidikan dan keterampilan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Pengembangan kehidupan berkoperasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">3. Kelompok Kerja (Pokja I) membidangi : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Sandang </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Pangan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Perumahan dan tatalaksana rumah tangga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;">4. Kelompok KerjaIV (Pokja IV) membidangi : </span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• </span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Kesehatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Kelestarian lingkungan hidup. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">• Perencanaan sehat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Secara khusus Kelompok Kerja IV (Pokja IV) yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan posyandu bersama dengan kader PKK khusus Posyandu serta LPM. Disamping adanya Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan terdapat pula kelompok PKK didusun/lingkungan dan kelompok Dasa Wisma terdiri dari 10 s/d 20 Kepala Keluarga yang ketuanya diangkat dari salah seorang dari 10 atau 20 KK tersebut yang bertugas dalam melaksanakan dan membina kegiatan program Pokok PKK dan pengembangannya dicatat dalam 3 (tiga) buku catatan ketua Kelompok Dasa Wisma yaitu : </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">1. Buku catatan keluarga mencatat data keluarga secara lengkap. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">2. Buku catatan kegiatan keluarga mencatat kegiatan kehidupan keluarga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><span><span style="font:7pt;">            </span></span></span><span style="font-size:11pt;color:#000000;">3. Buku catatan kelahiran dan kamatian bayi, ibu hamil, ibu meneteki (buteki) dan ibu nifas. </span></p>
<p class="Default" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#000000;">Ketiga buku catalan kelompok Dasa Wisma merupakan salah satu format SIP. </span></p>
</div>
<p><span style="font-size:11pt;color:#000000;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=24&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/04/19/serba-serbi-posyandu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kota Siaga, bukan sekedar Administrasi</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/03/06/kota-siaga-bukan-sekedar-administrasi/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/03/06/kota-siaga-bukan-sekedar-administrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 13:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Pembicarakan tentang kota siaga saat ini memang tidak sehangat tahun lalu, karena memang diharapkan tahun ini program siaga sudah dijalankan dengan mantap di berbagai kota.
Tulisan ini hanyalah merupakan analisa pribadi saya mengenai program siaga yg sudah 2 tahun di jalankan di kota Depok. Kalau dilihat dari teorinya dimana kota siaga adalah sistem dimana masyarakat sudah mandiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=22&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pembicarakan tentang kota siaga saat ini memang tidak sehangat tahun lalu, karena memang diharapkan tahun ini program siaga sudah dijalankan dengan mantap di berbagai kota.</p>
<p>Tulisan ini hanyalah merupakan analisa pribadi saya mengenai program siaga yg sudah 2 tahun di jalankan di kota Depok. Kalau dilihat dari teorinya dimana kota siaga adalah sistem dimana masyarakat sudah mandiri dalam hal penanganan kesehatan didukung dengan adanya fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai dan pemerintah daerah yang turut membina,memang kota siaga sangatlah ideal dalam memajukan maasyarakat terutama dalam masalah kesehatan.</p>
<p>Akan tetapi pada prakteknya seperti yang saya lihat di kota Depok. Siaga tidak bisa berjalan sebagaimana teorinya.<span id="more-22"></span> Di sini siaga bisa dikatakan hanya sekedar melengkapi Administrasi.misalnya seperti kasus yang pernah saya temui di wilayah kerja puskesmas Grogol tempat saya bekerja. Seorang ibu hamil(34th) dengan umur kehamilan 36 minggu hamil anak keempat dengan preeklamsia. Selama kehamilannya dia rutin memeriksakan kehamilannya di bidan dekat rumahnya, dan karena preeklamsia dia disarankan oleh bu bidan untuk melahirkan di RS saja karena kemungkinan harus melahirkan melalui operasi cesar. Tetapi pada waktu dia sudah merasa akan melahirkan karena kendala transportasi dia tidak bisa langsung dibawa ke RS oleh keluarganya alasannya karena tidak ada uang untuk naik taksi maupun sekedar mencarter mobil angkot. Akhirnya keluarganya hanya memanggil seorang dukun bayi untuk membantu persalinan si ibu itu. Beruntung si ibu hamil ini bisa melahirkan dengan selamat karena Berat Badan bayi yang tidak terlalu besar. Padahal berdasarkan pernyataan ibu kader di wilayahnya, ibu itu sudah masuk dalam daftar ibu hamil beresiko dan sudah pula dicatat transportasi siaganya siapa, dan donor darah siaganya siapa. Akan tetapi ternyata baik ibu hamil maupun keluarganya itu tidak pernah diberi tahu bahwa si ibu ini sdh mempunyai penyedia transportasi siaga dan pendonor darah siaga. Selain itu orang yang bersedia menjadikan mobilnya sebagai transportasi siaga jg tdk diberitahu ibu hamil yg mana nanti yg harus diantarnya.</p>
<p>Dari cerita diatas bisa diambil kesimpulan bahwa selama ini siaga belum begitu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Siaga mungkin baru sekedar Administrasi yang lengkap dan akurat. Akan tetapi untuk apa Data2 dan Administrasi yang baik itudigunakan belum terlalu dipahami betul2 oleh masyarakat. Dan hal itu merupakan tanggung jawab dari sektor kesehatan, pemerintah dan Masyarakat sendiri dlm memperbaikinya.</p>
<p>Masyarakat butuh seesuatu yg real dalam hal peningkatan pelayanan kesehatan. Mungkin akan lebih berguna apabila uang bermilyar milyar yang digunakan untuk pelatihan2 fasilitator2 siaga dan kader siaga itu digunakan untuk menyediakan mobil ambulan di tiap2 kelurahan.. Sehingga masyarakat, terutama yang miskin, tidak akan mengalami lagi yang namanya kendala transportasi&#8230;</p>
<p>Dan terakhir, semoga suatu hari nanti Kota siaga yang sesungguhnya benar2 bisa terwujud sesuai dengan yang diidamkan masyarakat. Amiin</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=22&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/03/06/kota-siaga-bukan-sekedar-administrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MASJID KUBAH EMAS… Kebanggaan kah???</title>
		<link>http://iinaza.wordpress.com/2008/02/05/masjid-kubah-emas%e2%80%a6-kebanggaan-kah/</link>
		<comments>http://iinaza.wordpress.com/2008/02/05/masjid-kubah-emas%e2%80%a6-kebanggaan-kah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 02:01:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>iindepok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://iinaza.wordpress.com/2008/02/05/masjid-kubah-emas%e2%80%a6-kebanggaan-kah/</guid>
		<description><![CDATA[Di kota saya dikota Depok ada sebuah masjid besar yang sangat terkenal dengan keindahan dan kemegahannya. “Masjid Kubah Emas”, demikian orang-orang menyebutnya. Dulu waktu awal2 masjid itu dibuka untuk umum, orang-orang dari berbagai penjuru tanah airpun mulai berbondong bondong mengunjunginya. Mereka kebanyakan datang berombongan dengan mengendarai bis yang lebarnya hampir sama dengan lebar jalan raya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=21&subd=iinaza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Di kota saya dikota Depok ada sebuah masjid besar yang sangat terkenal dengan keindahan dan kemegahannya. “Masjid Kubah Emas”, demikian orang-orang menyebutnya. Dulu waktu awal2 masjid itu dibuka untuk umum, orang-orang dari berbagai penjuru tanah airpun mulai berbondong bondong mengunjunginya. Mereka kebanyakan datang berombongan dengan mengendarai bis yang lebarnya hampir sama dengan lebar jalan raya di kota Depok. Tiap hari Sabtu dan Minggu akan terlihat pemandangan berupa bis besar2 yang berbaris rapi di sepanjang jalan raya sawangan menuju Meruyung ke arah Cinere. Al hasil, jalan macet totall! Ditambah dengan kualitas jalan di depok yang sangat memprihatinkan dan sempit. Akibatnya setiap habis weekend jalan jalan bersama keluarga. Bukan pikiran dan badan jadi fresh tapi malah tambah stress karena uring uringan melalui jalan yang muacet. </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Bangga kota depok jadi terkenal karena punya masjid yang mewah nan megah??<span id="more-21"></span></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Tentu kalau<span>  </span>yang ditanya itu saya, saya akan menjawabnya dengan “enggak juga tuh..”</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Saya memang orang islam, makanya saya tidak akan berbangga dengan segala bentuk kemewahan dan kemegahan yang berlebih lebihan walaupun itu untuk membangun sebuah masjid.Saya bukan orang yang paling tahu agama , tetapi secara naluriah saya bisa merasakan tidak “sreg” dengan membangun masjid yang besar dan megah di tengah –tengah masyarakat yang boleh dibilang “belum sejahtera”. Disekitar masjid itu masih banyak orang yang tidak tahu hari ini bisa makan apa tidak, masih banyak orang tua yang tidak mampu membelikan susu buat anaknya yang masih balita, masih banyak orang yang tidak bisa berobat dengan layak, masih banyak anak-anak yang putus sekolah, dan masih banyak indikator2 lainnya yang menunjukkan kalau masyarakat di sekitarnya masih banyak yang miskin. Lain ceritanya kalau masjid seperti itu dibangun di tengah masyarakat yang tingkat ekonominya sudah seperti masyarakat di sekitar masjidil Haram atau di Brunei Darussalam.. </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Menurut majalah Paras bulan Juni tahun 2007. Masjid Kubah Emas mempunyai 5 kubah yang dilapisi emas 18 karat setebal 3 mm. Kubah yang paling besar tingginya 25 meter dengan diameter di bagian bawah 16 m dan bagian tengah 20 m. Sedangkan 4 kubah yang mengelilinginya berdiameter 6 m di bagian bawah dan 7m di bagian tengah dengan tinggi masing2 10m. Bukan Cuma di kubahnya saja yang dilapisi emas, tapi ternyata di lampu kristal seberat 2,7 ton yang tergantung di bawah kubah pun juga berlapis emas. Pula di mahkota pilar, aksesoris dekoratif mimbar imam dan reling2 &amp;pengaman yang menuju mezanin. Belum lagi materialnya yang berupa batu marmer yang khususdi datangkan dari Turki.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Sebenarnya, menurut saya seandainya masjid itu dibangun tanpa berlapis emaspun, tidak akan mengurangi keindahan dan kewibawaannya, karena dari segi arsitekturnya yang luar biasa indah pun orang2 sudah akan berdecak kagum melihatnya.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Saya akan sangat bangga pada Pemilik masjid itu, yaitu ibu Hj.Dian Al Mahri bila uang bermilyar milyar yang digunakan untuk melapisi emas dan membeli batu marmer dari Turki itu digunakan untuk memberi makan ribuan fakir miskin, membuat banyak panti asuhan yang bisa menampung ribuan anak yatim piatu, menyekolahkan ribuan anak anak putus sekolah, dan membangun banyak masjid2 yang sederhana di pelosok2 tanah air yang belum semua terdapat masjid. </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Terakhir, saya tidak bemaksud untuk mengolok olok ataupun menjelek jelekkan masji kubah emas, akan tetapi saya hanya berandai andai sandainya uang sebanyak itu dimanfaatkan untuk banyak manfaat…. </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Oh Seandainya….</font></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/iinaza.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/iinaza.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/iinaza.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/iinaza.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/iinaza.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/iinaza.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/iinaza.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/iinaza.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/iinaza.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/iinaza.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/iinaza.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/iinaza.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=iinaza.wordpress.com&blog=2721834&post=21&subd=iinaza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://iinaza.wordpress.com/2008/02/05/masjid-kubah-emas%e2%80%a6-kebanggaan-kah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">iindepok</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>